PLT GUBERNUR ACEH: KONSEP PEMBANGUNAN HARUS SELARAS

Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah,ST.MT [Foto: Istimewa]

“Untuk menyelesaikan berbagai permasalahan dibutuhkan keselarasan konsep pembangunan pada masing masing tingkat pemerintahan, mulai dari tingkat Nasional hingga Kecamatan,” 
-- Ir Nova Iriansyah, MT --
        Plt Gubernur Aceh
Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Aceh Ir Nova Iriansyah MT mengatakan bahwa dalam konteks pembangunan yang berkelanjutan, Aceh masih menghadapi beberapa kendala utama yang harus dituntaskan, antara lain masih tingginya tingkat kemiskinan, pengangguran, ketimpangan wilayah antar kabupaten/kota serta pembangunan yang masih belum terintegrasi. 
“Untuk menyelesaikan berbagai permasalahan tersebut, dibutuhkan keselarasan konsep pembangunan antar tingkat pemerintahan, mulai dari tingkat nasional hingga kecamatan,” kata Nova Iriansyah.
Hal ini disampaikan Nova Iriansyah dalam Rapat Kerja Camat se-Aceh, yang berlangsung di Gedung Serbaguna Setda Aceh, Kamis 20 September 2018.
“Penanggulangan kemiskinan tidak hanya tugas Kementerian atau Lembaga, tetapi tugas semua pihak termasuk Camat,” sambung Plt Gubenur Aceh.
Menurutnya, Camat mempunyai kekhususan yaitu adanya suatu kewajiban mengintegrasikan nilai-nilai sosio kultural, menciptakan stabilitas dalam dinamika politik, ekonomi dan budaya, mengupayakan terwujudnya ketenteraman dan ketertiban wilayah sebagai perwujudan kesejahteraan rakyat serta masyarakat dalam kerangka membangun integritas kesatuan wilayah. 
“Fungsi utama camat selain memberikan pelayanan kepada masyarakat, juga melakukan tugas-tugas pembinaan wilayah, terutama koordinasi perencanaan dan pelaksanaan pembangunan di wilayahnya yang didanai oleh berbagai sumber anggaran,” kata Nova Iriansyah.
Melalui Program Unggulan Aceh SIAT, Pemerintah Aceh bekerja sama dengan Pemerintah Australia, dalam hal ini Program KOMPAK, melakukan fasilitasi bagi semua gampong dan kecamatan untuk dapat menggunakan sistem informasi yang akan memudahkan dalam memberikan pelayanan publik. Dinas Komunikasi, Informasi dan Persandian Aceh telah mengembangkan Sistem Informasi Gampong (SIG) yang terintegrasi dengan sistem informasi di kecamatan berupa Dashboard Kecamatan. Akhir tahun ini, Pemerintah Aceh akan melakukan simulasi penggunaan Dashboard Kecamatan dalam mendukung Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan.
 “Jika simulasi ini berhasil dengan baik, maka Dashboard Kecamatan akan menjadi instrumen bagi perencanaan yang berbasis data dan fakta atau sering disebut evidence-based planning.” sebut Nova. 
Dashboard ini  akan memudahkan para Camat untuk mengkoordinir dan mengawal pembangunan lintas sektor yang ada dalam wilayah kecamatan, karena Dashboard Kecamatan berisi  data dan indikator perkembangan pembangunan di seluruh gampong dalam kecamatan.  
Dalam kesempatan itu, Plt Gubernur Aceh juga meminta seluruh Camat netral serta memberikan dukungan pada kelancaran Pesta Demokrasi Rakyat, yang kini sudah memasuki tahapan Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden Tahun 2019 []