WORKSHOP PENGELOLAAN DATA SPASIAL UNTUK KONEKTIVITAS JIGD

Banda Aceh, Selasa (10/7/18), Pembangunan berbasis data spasial merupakan inti dari seluruh kegiatan yang berkaitan dengan pemanfaatan informasi spasial untuk pembangunan daerah. Untuk memberikan kemudahan dalam keselarasan berbagi pakai informasi geospasial sesuai amanat yang tertuang dalam Peraturan Presiden nomor 27 tahun 2014 tentang jaringan informasi geospasial nasional dan Peraturan Gubernur Aceh nomor 63 tahun 2017  tentang penyelenggaraan simpul jaringan Pemerintah Aceh perlu mengoptimalkan jaringan informasi geospasial dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan di bidang informasi geospasial, baik pusat maupun daerah. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Unit Pelaksana Teknis Badan Pusat Data Geospasial Aceh (UPTB-PDGA) BAPPEDA Aceh, Muhammad Fadhil, ST, MT dalam sambutannya pada acara Workshop Pengelolaan Data Spasial untuk Konektivitas JIGD Berbasis Web Gis untuk Mendukung Kebijakan Satu Peta mewakili Kepala Bappeda Aceh.

Bappeda Aceh sebagai simpul jaringan provinsi telah melakukan pembangunan dan pengembangan simpul jaringan provinsi yang terintegrasi dengan ina-geoportal. Dalam proses pembangunan dan pengembangan simpul jaringan provinsi tersebut turut melibatkan Pusat Pengembangan Infrastruktur Data Spasial (PPIDS) Universitas Syah Kuala  selaku perpanjangan tangan Badan Informasi Geospasial (BIG) sejak tiga tahun yang lalu.

Hingga saat ini, simpul jaringan provinsi yang telah dimiliki terus dikembangkan dan disempurnakan diantaranya upgrade versi aplikasi, data dan server. Pemerintah Aceh saat ini memiliki 3 alamat Web-GIS yaitu (www.gdc.acehprov.go.id, www.acehgis.acehprov.go.id dan www.gisportal.acehprov.go.id).

Workshop ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut dari pembuatan Web-GIS yang bersumber dari dana hibah Pemerintah Norwegia yang dikelola oleh United Nations Development Programme (UNDP). pembuatan Web GIS tersebut dibangun oleh  LTS Internasional dan yang melakukan penyusunan peta kadastral sebagai salah satu konten pada Web GIS tersebut disusun oleh  Daemeter konsultan pada tahun 2015 yang lalu.

Kegiatan workshop ini diikuti oleh 55 peserta yang terdiri dari unsur Satuan Kerja Perangkat Aceh, unsur dari 23 Bappeda Kabupaten/kota, unsur Unsyiah, unsur UPTB-PDGA Bappeda Aceh dan unsur-unsur terkait lainnya.

“Melalui workshop ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan SDM di lingkungan Pemerintah Aceh dalam mengelola, menyebarkan dan meng-upgrade Web GIS yang telah ada”, lanjut Kepala UPTB-PDGA Bappeda Aceh pada akhir sambutannya.